Rabu, 12 Februari 2014

Mesin Sablon Kaos Digital


Industri sablon digital mengandalkan mesin sablon kaos digital sebagai alat utama. Mesin sablon kaos digital umumnya terdiri dari printer dan mesin hotpress. Sebelumnya desain kaos harus dibuat dulu secara digital dengan bantuan computer. Beberapa aplikasi grafis dapat digunakan untuk mendesain kaos seperti Corel Draw, Adobe Photoshop, atau Macromedia Freehand dan berbagai aplikasi grafis yang menunjang lainnya. Dengan software ini, membuat kaos dengan foto apapun sebagai covernya tidak menjadi masalah. Desain grafis tidak mengenal batas. Semakin kreatif artworknya semakin sulit juga untuk mencetaknya terkait dengan komposisi warna dan bahan yang digunakan.
Sebelum desain dicetak, desain akan disublimasi terlebih dahulu. Sublimasi adalah proses di mana desain kaos digital akan dicetak dalam transfer paper atau inkjet paper mengunakan tinta sublime. Tinta sublime adalah varian tinta yang berbahan koloid yang disesuaikan dengan printer tertentu untuk pencetakan pada kaos sablon. Dengan teknik sublimasi maka kaos digital dapat dibuat dengan cepat hanya dalam hitungan menit saja. Hasil dari cetakan ini berupa transfer paper yang nantinya digunakan untuk mentransfer ke kaos melalui mesin sablon kaos digital.
Selain pemilihan tinta yang tepat dan transfer paper, memilih bahan kaos juga tidak sembarangan. Bahan kaos tentunya menyesuaikan untuk menghasilkan kualitas kaos sablon yang bagus. Umumnya bahan yang digunakan tidak 100 % katun tetapi dicampur dengan polyester. Untuk mencetak kaos digunakanlah mesin hotpress. Mesin ini digunakan untuk memindah tinta sublime dari transfer paper ke kaos. Dengan panas dan tekanan tertentu desain digital akan berpindah ke kaos dengan baik (kertasnya tidak).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar