Ada beberapa jenis mesin jahit portable yang beredar di pasaran.
Diantaranya adalah mesin jahit portabel mini dan mesin jahit portabel
Mini GT 202/S2. Mesin jahit portabel mempunyai bentuk yang kecil dan
ringkas. Desain yang digunakan berukuran kompak 20 cm x 15.5 cm x 8.5
cm. Mesin jahit ini sangat ringan, hanya 500 gram. Selain itu daya kerja
dapat diatur dengan kecepatan cepat atau lambat. Mesin jahit portable
ini hanya menggunakan 1 benang, cocok untuk sekedar memperbaiki pakaian
rusak. Untuk sumber energi, disematkan baterai AA 4 buah atau adaptor 6
volt. Harga mesin jahit portabel ini berkisar 190.000 rupiah.
Mesin jahit portabel yang lain adalah mesin jahit portabel Mini GT
202/S2. Mesin jahit tipe ini adalah generasi kedua dari mesin jahit
portabel ini. Desainnya masih kecil dan ringkas dengan berat 1 kg.
Ukurannya lebih besar dari mesin jahit portabel mini, yaitu 24 cm x 22
cm x 14 cm. Untuk sumber daya menggunakan baterai AA 4 buah atau adaptor
6 volt. Seperti pendahulunya, mesin jahit ini dapat diatur pada
kecepatan cepat atau lambat. Perbedaannya terletak pada benang yang
digunakan. Mesin jahit portabel mini GT 202/S2 menggunakan 2 benang.
Harga mesin jahit portabel ini adalah 270.000 rupiah.
Ada beberapa keunggulan mesin jahit portable dibandingkan dengan mesin
jahit biasa. Yang pertama adalah bentuknya yang kecil dan ringkas,
sehingga tidak membutuhkan tempat yang luas. Mesin jahit portabel juga
tidak terlalu berat. Karena kecil dan ringan, mesin ini mudah dibawa ke
mana saja. Desain juga dikemas dengan bentuk yang unik dan menarik. Dan
yang paling penting adalah harga mesin jahit portabel jauh lebih murah
daripada harga mesin jahit biasa yang mencapai jutaan. Meski demikian
mesin jahit portabel tentu mempunyai keterbatasan dibandingkan mesin
jahit biasa, seperti penggunaan benang, tipe jahitan, mode jahitan, dsb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar